JERIH PAYAH NENEK MOYANG UNTUK KETURUNANNYA
Pembangunan Jalan Raya Pos sepanjang Anyer - Panarukan pada tahun 1809 dengan metode rodi (kerja paksa) atas perintah Gubernur Hindia Belanda, Daendels, dengan tujuan mempertahankan Jawa dari aneksasi Inggris memang membekaskan kenangan pahit di hati kita pada nenek moyang kita.
Kita wajib bersyukur atas kerja keras mereka, cucuran keringat dan nyawa-nyawa yang hilang dalam pembangunan itu, khususnya rakyat Demak yang saat itu diserang wabah malaria karena harus menanggul jaalan raya karena sedimentasi tanah Demak yang masih lunak atau berupa rawa-rawa.
Namun hingga kini, 201 tahun kemudian, jalan itu yang kita kenal dengan "jalan pantura" memberikan manfaat sangat besar untuk kehidupan bangsa Indonesia, jalan pantura adalah jalan terpenting di seluruh Indonesia, terpadat dan merupakan denyut nadi perekonomian bangsa.